Pages

Banner 468 x 60px

 

Jumat, 23 Oktober 2015

KIAT SOSIALISASI ASEAN COMMUNITY 2015 MAHASISWA HI UMM

0 komentar
Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada setiap pembaca yang berkenan membaca artikel kami, karena dengan menyempatkan membaca, berarti anda telah membantu penelitian dan menyelesaikan project kerja kami dalam mengampu mata kuliah Organisasi dan Adminstrasi Internasional. Sebenernya apa sih ASEAN Community itu? ASEAN Community 2015 merupakan tempat dimana kesepuluh negara anggota ASEAN berkumpul menjadi satu dan membentuk komunitas kerja sama demi kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga ASEAN. Selain itu, ini merupakan ajang dimana masyarakat dari setiap anggota ASEAN bersaing untuk memperebutkan peluang dari seluruh negara ASEAN tanpa dibatasi apapun. Tidak pandang bulu, setiap warga yang ingin bekerja, sekolah, bisnis, berobat dimana saja yang ia inginkan dapat tercapai asal mampu bersaing dengan kompetitor lain, selain sebagai peluang komunitas ASEAN ini juga dapat dikatakan sebagai tantangan, karena jika tidak memiliki kemampuan cukup maka akan tersingkir oleh kompetitor negara ASEAN lain. Namun sungguh sangat disayangkan, masyarakat dan generasi muda Indonesia sebagai salah satu pemimpin masa depan di ASEAN, ternyata belum memiliki kesadaran akan peran mereka dalam ASEAN. Hal ini lebih dikarenakan minimnya informasi yang mereka peroleh seputar kegiatan ASEAN, maupun jangkauan kegiatan ASEAN yang kurang banyak menyentuh generasi muda di Indonesia. Karena itu, diperlukan kegiatan komunikasi yang intensif dan efektif mengenai ASEAN demi tercapainya ASEAN Community 2015. Untuk berlangsungnya komunikasi yang efektif dari ASEAN kepada generasi muda, maka salah satu proses yang digalakkan adalah sosialisasi. Oleh karena itu, demi menyongsong ASEAN Community tahun depan mahasiswa prodi Ilmu Hubungan Internasional FISIP UMM bertekad untuk memberikan informasi yang sejelas-jelasnya bagi setiap lapisan masyarakat Indonesia melalui sosialisasi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan ASEAN Community di kalangan masyarakat dan generasi muda usia sekolah menengah, melalui kunjungan ke SMP dan SMA di seluruh Indonesia. Setidaknya satu SMP, satu SMA dan satu organisasi masyarakat mendapatkan pengenalan mengenai ASEAN yang akan disampaikan dalam format yang lebih populer sehingga mudah diterima oleh masyarakat dan anak muda. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan ASEAN sebagai  community  atau masyarakat,  menumbuhkan rasa sebagai warga ASEAN (we-feeling) dan semangat ASEAN di kalangan generasi muda Indonesia, meningkatkan partisipasi aktif generasi muda di ASEAN. Pengetahuan generasi muda tentang ASEAN yang kebanyakan didapat dari pelajaran disekolah dirasa kurang. Apalagi sebenarnya ada banyak program-program di bidang pendidikan yang ditujukan untuk generasi muda yang dapat dimanfaatkan. Seperti misalnya program beasiswa ke berbagai universitas-universitas yang menjadi anggota ASEAN dan merupakan suatu kesempatan baik yang mungkin dapat di raih oleh siswa/i apabila mereka didukung dengan informasi yang tepat. Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional FISIP UMM memfasilitasi kegiatan sosialisasi ini dengan pemutaran film ‘ASEAN Community2015’, pengenalan tentang ASEAN dalam bentuk slide show/ power point dan mitra wicaranya beserta aktivitasnya dalam bentuk dialog dan simulasi, diskusi dan games interaktif bertema peran dan ruang bagi generasi muda di ASEAN serta kontribusi generasi muda terhadap ASEAN dan lingkungan sekitar mereka. Melalui sosialisasi ke empat sekolah ini, diharapkan pengetahuan akan ASEAN bertambah demi suksesnya ASEAN Community 2015. Namun apakah program Sosialisasi ASEAN ini dapat dikatakan efektif bagi peserta yang mengikutinya, mengingat durasi program acara ini terbilang singkat dan hanya satu kali diadakan. Apalagi metode yang digunakan untuk mensosialisasikan ASEAN terbilang sama untuk setiap tempat yang dikunjungi. Melalui sosialisasi ke sekolah dan lembaga masyarakat ini, diharapkan pengetahuan akan ASEAN bertambah demi suksesnya ASEAN Community 2015. Dengan sosialisasi ini setidaknya diharapkan masyarakat Indonesia tahu tentang ASEAN Community 2015 dan menyambutnya dengan penuh kesiapan sebagai bukti bahwa kita mampu bersaing dengan warga Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei, Laos, Kamboja, Filipina, Vietnam, Myanmar lain yang datang ke Indonesia atau saat kita mencari peluang kesana. Dapat dilihat bahwa kenyataan di lapangan sebagian besar tenaga kerja negara asing ASEAN yang berada di Indonesia adalah berasal dari Malaysia kemudian disusul oleh Singapura, Thailand, Vietnam dan Filipina. Hal itu menunjukkan bahwa minat tenaga kerja asing di Indonesia cukup banyak dan akan terus bertambah dengan ASEAN Community mendatang. Oleh karena itu, tanpa kesiapan yang matang bisa saja seluruh sektor peluang pekerjaan di Indonesia akan diambil oleh warga ASEAN lain, tidak hanya itu kesempatan-kesempatan yang seharusnya dapat kita miliki dengan mudah tahun ini maka akan menjadi sulit karena kalahnya kita dalam ajang saingan yang semakin ketat ini. Untuk itu, sebagai penerus bangsa ini apa yang seharusnya kita lakukan agar Indonesai tidak dianggap remeh dan mampu bersaing? Dengan belajar bersungguh-sungguh dan mengembangkan setiap bakat dan potensi sesuai dengan apa yang telah dimiliki masyarakat Indonesia, maka kami yakin bahwa kelak ketika tahun 2015 datang dan ASEAN Community sudah diberlakukan kita tidak akan tersingkir oleh kompetitor negara ASEAN lain dan bahkan mampu menguasai sektor-sektor ekonomi di negara mereka. Jiayou Indonesia!!!



Terima kasih, semoga bermanfaat :)
Read more...

Kamis, 10 Oktober 2013

Just ordinary girl

1 komentar
Lutfi makrifatul jannah, itulah nama yang diberikan oleh kedua orang yang paling berharga dihidupku. Tanpa alasan merka tak akan mungkin memberikan sebuah do'a itu padaku. Awalnya aku sempat bertanya-tanya? Mengapa aku diberika sebuah nama yang lazimnya untuk seorang lelaki? Namun ketika mereka menjawab itu karena mereka ingin aku menjadi sosok sesorang perempuan yang lemah lembut. Aku langsung tersenyum dan bangga. Aku dilahirkan 1 tahun yang lalu, tepatnya di kota jombang, kota yang identik dengan sebutan "Kota Santri", disana pula aku tumbuh dan berkembang atas asuhan orang tuaku. Dari kecil aku sudah dididik di sekolah-sekolah berbasis agama, oleh karena itu aku cukup mengerti tentang agama yang kuanut sekarang, addinul islam. Apalagi 3 tahun sudah aku hidup di pondok pesantren jombang. Yakni di Tambakberas, tempat bersejarah bagi berdirinya organisasi terbesar islam di Indonesia, apalagi kalau bukan Nadhatul Ulama. Dimana pendirinya adalah kyai besar dipesantrenku. Aku senang, terharu dan sangat bangga pernah mengenyam pendidikan disana, meskipun hanya sedikit ilmu yang aku terima.
 Aku hanya gadis biasa yang tidak berasal dari keluarga kaya. Bukan juga dari keluarga yang kurang, alhamdulillah setidaknya aku tidak pernah merasa kurang ketika akan membeli yang kubutuhkan bukan yang kuinginkan. Salah satunya untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi. Tepatnya di UMM sekarang tempat ku menimba ilmu, aku bersyukur diberikan kesempatan yang tak banyak anak seumuranku mendapatkannya. Di kampus putih itu sekarang aku belajar tenteng ilmu hubungan internasional. Juurusan yang selama ini aku idamk-idamkan. Disini aku bertekad untuk belajar dengan sungguh-sunggu agar kelak aku dapat membuat orang tuaku tersenyum bangga ata apa yang aku terima. :)
Read more...

My Home town

0 komentar
Jombang termasuk Kabupaten yang masih muda usia, setelah memisahkan diri dari gabungannya dengan Kabupaten Mojokerto yang berada di bawah pemerintahan Bupati Raden Adipati Ario Kromodjojo, yang ditandai dengan tampilnya pejabat yang pertama mulai tahun 1910 sampai dengan tahun 1930 yaitu : Raden Adipati Ario Soerjo Adiningrat.
Menurut sejarah lama, konon dalam cerita rakyat mengatakan bahwa salah satu desa yaitu desa Tunggorono, merupakan gapura keraton Majapahit bagian Barat, sedang letak gapura sebelah selatan di desa Ngrimbi, dimana sampai sekarang masih berdiri candinya. Cerita rakyat ini dikuatkan dengan banyaknya nama-nama desa dengan awalan "Mojo" (Mojoagung, Mojotrisno, Mojolegi, Mojowangi, Mojowarno, Mojojejer, Mojodanu dan masih banyak lagi).
Salah Satu Peninggalan Sejarah di Kabupaten JombangCandi Ngrimbi, Pulosari Bareng Bahkan di dalam lambang daerah Jombang sendiri dilukiskan sebuah gerbang, yang dimaksudkan sebagai gerbang Mojopahit dimana Jombang termasuk wewenangnya Suatu catatan yang pernah diungkapkan dalam majalah Intisari bulan Mei 1975 halaman 72, dituliskan laporan Bupati Mojokerto Raden Adipati Ario Kromodjojo kepada residen Jombang tanggal 25 Januari 1898 tentang keadaan Trowulan (salah satu onderdistrict afdeeling Jombang) pada tahun 1880.
Sehingga kegiatan pemerintahan di Jombang sebenarnya bukan dimulai sejak berdirinya (tersendiri) Kabupaten jombang kira-kira 1910, melainkan sebelum tahun 1880 dimana Trowulan pada saat itu sudah menjadi onderdistrict afdeeling Jombang, walaupun saat itu masih terjalin menjadi satu Kabupaten dengan Mojokerto. Fakta yang lebih menguatkan bahwa sistem pemerintahan Kabupaten Jombang telah terkelola dengan baik adalah saat itu telah ditempatkan seorang Asisten Resident dari Pemerintahan Belanda yang kemungkinan wilayah Kabupaten Mojokerto dan Jombang Lebih-lebih bila ditinjau dari berdirinya Gereja Kristen Mojowarno sekitar tahun 1893 yang bersamaan dengan berdirinya Masjid Agung di Kota Jombang, juga tempat peribadatan Tridharma bagi pemeluk Agama Kong hu Chu di kecamatan Gudo sekitar tahun 1700.
Konon disebutkan dalam ceritera rakyat tentang hubungan Bupati Jombang dengan Bupati Sedayu dalam soal ilmu yang berkaitang dengan pembuatan Masjid Agung di Kota Jombang dan berbagai hal lain, semuanya merupakan petunjuk yang mendasari eksistensi awal-awal suatu tata pemerintahan di Kabupaten Jombang.

Source: Jombang

Read more...

Bukan sekedar ampas

0 komentar
Kebutuhan energi sangatlah pokok bagi kehidupan seiring dengan pertumbuhan penduduk, pengembangan wilayah, dan pembangunan negara dari tahun ke tahun yang semakin banyak, sehingga kebutuhan akan bahan bakar nasional pun ikut meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan penduduk Indonesia semakin tak terkendali, hal ini menyebabkan kebutuhan energi nasional akan semakin meningkat. Keadaan ini bisa diamati dari semakin banyaknya jumlah kendaraan bermotor disetiap wilayah, disisi lain akibat bertambahnya jumlah kendaraan bermotor dapat mengakibatkan kemacetan di kota-kota besar padatpendudukmisalnya Malang. Apabila pola konsumsi masyarakat seperti itu maka dalam jangka waktu 50 tahun kedepan cadangan minyak akan habis. Oleh karena itu, sekarang saatnya Indonesia memutuskan kebergantungan pada sumber energi fosil yang sifatnya tidak dapat diperbarui dan beralih ke sumber energi alternatif  lain yang bersifat dapat diperbarui.
Biodiesel merupakan salah satu energi yang dapat diperbarui, karena ia diperoleh dari minyak hewani dan minyak nabati. Dengan menggunakan minyak-minyak tersebut biodiesel menjadi mirip petrodiesel, tetapi memiliki energi pembakaran lebih tinggi sehingga proses pembakaran menjadi lebih efisien dan lebih sempurna. Oleh karena itu, gas buangannya pun tidak berbahaya, bersih dan ramah lingkungan. Selain itu, dengan biodiesel mesin lama yang menggunakan bahan bakar fosil tidak perlu dimodifikasi. Ini dapat menambah nilai ekonomis bagi pemakainya.
Indonesia merupakan negara tropis dengan kekayaan alam berlimpah sehingga sangat berpotensi menghasilkan minyak nabati sebagai sumber biodiesel salah satunya ialah biji kopi. Selama ini kopi di Indonesia hanya dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kopi bubuk, dan setelah dipakai limbahnya langsung dibuang dan tidak dimanfaatkan lagi. Padahal kalau diteliti lebih lanjut, limbah kopi dapat dijadikan bahan baku biodisel karena mengandung minyak dan molekul trigleserida sebesar 81,3 %.
Tanaman kopi mulai dapat memberikan hasil yang tinggi ketika umur 8 tahun, jika dipelihara dengan baik tanaman kopi dapat menghasilkanbuah selama 15-18 tahun. Untuk perkebunan kopi bila dirawat dengan baik dapat menghasilkan produksi 1000-1500 kg per Ha. Sedang tanaman kopi rakyat hanya menghasilkan 400-600 kg per Ha.( Sadjad, Sjamsoe’oed. 1992. Empat Belas Tanaman Untuk Agro-Industri. Jakarta : Balai Pustaka )
Ampas kopi merupakan sisa barang yang telah diambil sari atau patinya. Ampas kopi dapat diperoleh dari hasil endapan kopi yang telah diseduh, ampas kopi berupa padatan yang pada umunya tidak bernilai apa-apa, karena dianggap sebagai sampah biasa yang tidak berguna. Dalam bahasa jawa ampas kopi lebih dikenal dengan sebutan“letek”, bagi kaum laki-laki ampas kopi biasanya dipakai sebagai teman pelengkap rokok.
        Biodiesel ampas kopi merupakan salah satu bahan bakar energi alternatif dan pencarian sumber energi terbaru yang terus digali dari berbagai sumber oleh para peneliti bidang energi. Apapun dilakukan, bahkan juga dari bahan-bahan bekas semacam ampas kopi yang tadinya tidak dilrik sama sekali. Konsep murah, ramah lingkungan dan berkualitas tinggi itulah yang dicari oleh para peneliti saat ini.
Hal itu telah dibuktikan oleh salah satu dari University of Nevada yang telah berhasil membuat bahan bakar biodiesel dari ampas kopi. Untuk kelancaran penelitiannya konon Misra bekerjasama dengan salah satu kedai kopi. Hal yang sesungguhnya bisa diterapakan di Indonesia mengingat Indonesia begitu banyak warung kopi. Meskipun terbuat dari olahanl imbah biodiesel ampas kopi memliki banyak kelebihan dibandingkan petrodiesel. Tidak seperti biodiesel pada umunya yang tidak memilki aroma khas. Biodiesel ampas kopi memberikan aroma yang harum layaknya kopi yang baru diseduh, dan biodiesel yang dihasilkan pun awet. Hal ini disebabkan karena biodiesel dari kopi memiliki daya tahan tinggidaripotensioksidas.Kandungan asam klorogenik yang terkandung didalam kopi cukup tinggi sehingga bahan ini menjadikan biodiesel yang berasal dari ampas menjadi relatif lebih tahan lama dibanding dengan biodiesel yang dicampur dengan minyak bumi sekalipun.



Read more...

The awesome speaker :)

0 komentar

Ultimate Ears Delivers Huge Sound with the New UE MINI BOOM
Personal Bluetooth Speaker Joins UE BOOM in the Ultimate Ears Lineup, Delivering Big Sound You Can Take Anywhere
NEWARK, Calif. — Oct. 1, 2013 — Today Ultimate Ears introduced a major upgrade to the popular UE Mobile Boombox with UE MINI BOOM, a surprisingly small speaker that delivers unexpectedly huge sound in stylish and vibrant color options. The UE MINI BOOM takes the Ultimate Ears expertise in filling small speakers with big sound to a new level, with a personal speaker with clear highs and deep bass, giving you great stereo sound wherever and whenever you want it.
With a battery that lasts up to 10 hours, simple controls and Bluetooth® connectivity, the UE MINI BOOM is the perfect music companion, whether you’re streaming music videos, hanging out with friends or traveling. It streams big sound from any Bluetooth-enabled device from up to 50 feet away, and with such huge sound, you’ll need the extra distance. Thanks to its convenient micro-USB charger, it’s easy to find a charge for your UE MINI BOOM almost anywhere. Plus, you can wirelessly pair two UE MINI BOOM speakers together after downloading the free UE MINI BOOM app (available for iOS™ and Android™) to double the sound.
“Ultimate Ears is setting the standard for audio solutions that fit today’s mobile lifestyle,” said Rory Dooley, general manager of Ultimate Ears. “Marrying incredible convenience with huge sound, the UE MINI BOOM is the latest mobile speaker in the Ultimate Ears lineup to deliver the best of both worlds. Whether you’re at home watching the latest music video on your tablet, taking a long road trip with family or just listening to your favorite tunes, the UE MINI BOOM was designed to be the ideal companion for today’s music consumption lifestyle.”
The UE MINI BOOM is available in a range of vibrant colors, including orange, purple, red, yellow and black. It can withstand some rough-and-tumble, thanks to its durable metal frame and rubber casing, so you can throw it in your purse, duffel bag or the trunk of your car without worry. Pair its fun colors with its impressive acoustics, durable build, crystal-clear speakerphone and multi-function button that answers and hangs up calls, and it’s clear the UE MINI BOOM is an ideal companion for your music listening.
Pricing and Availability
The UE MINI BOOM is expected to be available in the U.S. in October 2013 for a suggested retail price of $99.99. For more information, and to find a retailer near you, please visit www.ultimateears.com.
About Ultimate Ears
Ultimate Ears, a brand of Logitech, revolutionized the way artists perform music on stage with the creation of its custom fit professional earphones in 1995. Today, more touring artists use Ultimate Ears than any other brand, and UE makes critically acclaimed earphones and speakers that are redefining the way people experience the music they love. Ultimate Ears is the leading supplier of in-ear-monitors for professional musicians and an emerging provider of premium speakers and headphones for the consumer market. For more information, please visit www.ultimateears.com.

Source: Article
Read more...

My Beloved Campus

0 komentar
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tang-gal 19 Juni 1963.
Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.
Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.
Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.
Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.
Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan . Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan. Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik). Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.
Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri. Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan yang berkualitas.
Dengan kondisi yang terus ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama "mencerdaskan kehidupan bangsa" dan "membangun manusia Indonesia seutuhnya" dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah perguruan tinggi swasta terakreditasi "A" dengan Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013, yang berpusat di kampus III terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur. Universitas yang berdiri pada tahun 1964 ini berinduk pada organisasi Muhammadiyah dan merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur. UMM termasuk dalam jajaran PTS terkemuka di Indonesia bersama UII dan UMY. Oleh karena didominasi warna dinding putih, UMM sering disebut sebagai kampus putih
UMM merupakan salah satu universitas yang tumbuh cepat, sehingga oleh PP Muhammadiyah diberi amanat sebagai perguruan tinggi pembina untuk seluruh PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) wilayah Indonesia Timur. Program-program yang didisain dengan cermat menjadikan UMM sebagai "The Real University", yaitu universitas yang benar-benar universitas dalam artian sebagai institusi pendidikan tinggi yang selalu komit dalam mengembangkan Tri Darma Perguruan Tinggi
Pada sekarang ini Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menempati 3 lokasi kampus, yaitu kampus I di Jalan Bandung 1, kampus II di Jalan Bendungan Sutami 188 A dan kampus III di Jalan Raya Tlogomas 246. Kampus satu yang merupakan cikal bakal UMM, dan sekarang ini dikonsentrasikan untuk program Pasca Sarjana. Sedangkan kampus II yang dulu merupakan pusat kegiatan utama , sekarang di konsentrasikan sebagai kampus Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan. Sedangkan kampus III sebagai kampus terpadu dijadikan sebagai pusat sari seluruh aktivitas.
Sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka, UMM sudah memperoleh pengakuan dari pihak eksternal, yaitu dengan diraihnya Nilai Akreditasi A dari BAN-PT (2013), Bintang Dua dari QS Star, Terakreditasi KNAPP, Terakreditasi dari MTD Registered Public Accountants, Terakreditasi dari NQA Global Assurance, dan lain-lain. Prestasi yang diraih UMM antara lain: Peraih Anugerah Kampus Unggul (AKU) Jawa Timur sejak tahun 2008, Peraih Anugerah AKU Kartika kopertis VII Jawa Timur sebagai kampus Terunggul di Jawa Timur, Runner Up Adi Upaya Puritama Kelas II (untuk Rusunawa), Runner Up ASEAN Energy Award, peringkat 18 Indonesia pada Webometrics (bahkan pernah ranking 8 Indonesia), Peringkat ke-5 Dunia konten Rich Files webometrics, Peringkat 5 Indonesia untuk Repository webometrics, peringkat 19 Indonesia 4icu, , Peringkat 22 TesCa-Telkom, dan lain-lain. UMM juga memperoleh penghargaan dari pemerintah USA sebagai Host Peace Corps USA mulai tahun 2010.

Sumber: Wikipedia
 

Read more...

Kamis, 06 Desember 2012

CERPEN TERBARUKU :) "Pastbuture"

0 komentar

        Air mataku tidak bisa berhenti  menetes setiapkali aku menginat kematian tragis bapakku.sekarangpun mamakku masih menjadi pendiam yang suka melamun tak kuasaa aku jika melihat mamak mengerjakan tuga”nya dengan keadaan seperti itu,tak jarang bahkan ia tiba” terdiam dan menangis ketika ia melakukan sesuatu yang ada hubungannya dengan bapak.
            Dua minggu yang lalu bapak pergi meninggalkan kami semua,aku sangat terpukul mendengar kabar itu apalagi mamakku.
                                                            ***
“assalamualaikum...” ucap seorang lelaki diluar pintu rumahku.
“waalaikum salam.... “ teriak mamakku dari belakang dapur.
“pak toyib bu..pak toyib...”  dengan nada terbata-bata dan sedikit gelagapan orang itu mencoba menjelaskan.
“tenang pak, tenang pak!”  suruh mamakku pada lelaki itu, “Kenapa dengan suami saya?” lanjut mamakku.
“pak toyib meninggal bu”ujar lelaki itu.
Seketika itu  wajah mamakku memucat, ia langsung jatuh tersungkur menempel digawang pintu. Menangis sekuat apa yang ia mampu hanya itu yang ia dapat lakukan.
“ bapak jangan bercanda!!!” aku mencoba memastikan.
“saya gak bercanda mbak..!” terang orang itu.
“tadi ketika pak toyib mau menyebrang  jalan didepan kantor pos tiba-tiba ada mobil toyota rush putih yang menabraknya,  pikulan kerak telornya terpental ke pinggir jalan sedangkan pak toyib sendiri terlempar ke trotoar hingga kepalanya terbentur tiang lampu jalan” jelasnya.
            Mendengar penjelasannya aku dan mamakku semakin tak berdaya, aku tak kuat berdiri seakan kakiku tak kuasa menopang tubuh kecilku yang kurus ini. Aku berharap ini hanya sebuah mimpi buruk yang akan segera berakhir ketika hari telah pagi, namun ketika aku menyadari ini adalah sebuah kenyataan pahit yang harus kuterima tubuhku semakin melemas, hatiku semakin hancur mendengar lelaki yang paling kucintai harus pergi secepat ini.
            Seminggu berlalu dengan cepat, semenjak kemaatian bapakku kehidupan kami tak semudah lalu. Kini aku harus pintar-pintar membagi waktu untuk pekerjaan rumah dan tugas disekolah. Sekarang mamakku lah harus menggantikan pekerjaan bapak berjualan kerak telor di alun-alun kota, karena hanya itulah sumber mata pencaharian kami dari dulu. Tak ada niatan bagi kami untuk membuka usaha lain, melakukan itu berarti sama halnya dengan memulai dari awal lagi. Kami tak punya cukup uang untuk dijadikan modal usaha lain.
“mamak sudah pulang?” tanyaku.
Melihat mamak meletakkan pikulan dipojok pintu dan mengipas-ngipaskan topi ke mukanya yang dibahasi oleh cucuran keringat membuatku merasa iba dan kasihan padanya. Hatiku menangis meraung-raung ingin sekali aku membantunya mencari nafkah untuk biaya hidup kami tapi setiap aku akan melakukan niatanku itu mamak selalu melarangku, ia bilang bahwa tugasku hanya belajar dan belajar tak perlu ikut memikirkan hal yang bukan kewajibanku. Mendengar ucapan mamak itu hatiku langsung tergugah, kubuat itu menjadi motivasiku untuk giat belajar dan bertekad untuk memperbaiki hidup.
                                                ***

            Teetttt..tetttt..tettt..  bunyi bel itu sudah kudengar sebelum aku sampai didepan gerbang. Aku berlari dengan sekuat tenagaku berharap gerbang sekolahku belum digembok oleh malaikat penjaga gerbang itu.
            “Ah, syukur deh.” Ucapku lega. “ternyata hari ini aku masih beruntung.”
Sambil mencoba menyeka rok abu-abuku yang terkena cipratan air karena berlari tadi, ku tata ulang barang-barang bawaanku. Poni panjang yang menutupi jidat kurapikan menggunakan jari-jari tangan kananku.
            Suasana khas kelas ketika pagi hari kurasakan saat aku telah berada didepan pintu, ada yang sedang asyik ngobrol, menghapus papan, belajar bareng, sampai yang pacaran pun ada.
                                                            ***
“ada yang mau ditanyakan?” tanya guru kimiaku.
Jam menunjukkan pukul 08.00 WIB, 15 nenit lagi jam pelajaran pertama akan berakhir. Namun tiba-tiba kepala sekolah kulihat sudah membuka pintu dan akan memasuki kelas, tapi siapa lelaki yang dibelakang pak kepala sekolah itu??
Siapapun dia aku gak peduli, apa gunanya buatku memikirkan orang yang gak penting itu. Aku tetap terbuai dalam lamunanku, berharap jam pelajaran ini segera berakhir. Sudah tak kuat rasanya aku memandang papan yang penuh dengan angka-angka dan rumus-rumus itu.


                                                                                            ***
            Bapak. Kenapa tiba-tiba pikiranku terusik oleh wajah bapak? Tak kuhiraukan penjelasan pak guru, sebuah pena ungu yang kubuat mainan ditangan kananku terjatuh seketika hingga semua perhatian seakan-akan tertuju padaku. Pak guru menegurku! Oh-betapa bingungnya pikiran ini. Ku lihat pak kepala sekolah sudah didepan pintu, tapi siapa lelaki yang ada dibelakangnya itu? Gayanya yang cool dan nyentrik itu membuat dia seperti lelaki yang berwibawa.
            “Selamat pagi anak-anak, perkenalkan ini adalah Ditya. Dia pindahan dari SMA Harapan Bangsa, mulai pagi ini dia akan bergabung dengan kalian belajar bersama disini.” Jelas pak kepala sekolah.
            Huuaaaa…. Gayanya yang sok keren itu membuatku sedikit risih, semua teman-teman wanita dikelasku tak henti-hentinya memandinginya. Sedangkan aku tak tertarik sama sekali dengan dia.
                                                                        ***
            Hari ini terasa begitu lama, kunanti-nanti jam pulang sekolah dan akhirnya sekarang aku sudah berada didepan gerbang. Ku rapikan bajuku dan poni diwajahku, bersiap diri untuk pulang sekolah karena harus berjalan menyusuri gang-gang kecil dan kebiasaan burukku adalah mencari perhatian perjaka-perjaka sekitar komplek rumah susunku, wajar sajalah sudah 17 tahun aku belum pernah merasakan bagaimana rasanya punya pacar. Ada yang mendekati saja jarang-jarang apalagi punya pacar??
            Berjalan dengan senangnya sambil melihat pemandangan kota, sedari tadi kuperhatikan jalan raya tiba-tiba mobil avanza hitam berjalan semakin pelan seakan-akan menghampiriku. Ternyata benar, mobil itu berhenti tepat disampingku.
            “Bareng gak?” Tanya seorang didalamnya sambil membuka kaca depan.
            Ini orang mau nawari apa ngajakin rebut sih, kasar sekali. Gumamku dalam hati.
            “emmmm.. gak makasih”. Ucapku ketus.
Namun tiba-tiba pemilik mobil itu langsung keluar dan membukakan pintu mobil depan kiri dan mendorongku untuk masuk. Aku takut dan sedikit gelisah, sebenarnya apa mau orang ini. Tanpa bisa mengelak sedikitpun aku masuk ke mobil yang terbilang mewah itu. Tapi setelah kuamati dengan seksama sepertinya aku pernah melihat orang ini, tapi dimana? Dan kapan? Kucoba menngingat-ingat dengan memutar bolak-balikkan otakku. Ditya, seketika itu pikiranku langsung teringat  pada lelaki dikelas tadi pagi.
“Kenapa? Baru ingat denganku? Dasar pikun!! Baru tadi pagi ketemu sekarang mau lupa.” Ucapnya ketus.
“Eh, untung-untung aku masih ingat kamu. Kalau nggak udah kusangka penculik kamu, aku laporin polisi baru tau rasa!” balasku sewot.
                                                ***
“loh kamu sudah pulang.” Sepertinya aku mendengar suara mamakku, ternyata benar aku sudah dihalaman rumah. Berarti selama perjalanan tadi aku tertidur? Oh-no, malu sekali rasanya diriku. Ditya langsung menghampiri mamakku dan mencium tangannya. Apa-apaan orang ini, kenapa seperti itu pada mamakku, macam anak pada ibunya saja! Hatiku kembali bergumam.
“loh,loh. Kenapa dia dibiarkan masuk mak? Tanyaku bingung.
“diakan tamu, lagipula dia sudah mengantarmu pulang. Jadi biarlh dia sejenak beristirahat.” Jelas mamakku.
Aku sangat terheran-heran melihat kelakuan mereka yang sudah sangat akrab meskipun baru saja bertermu. Yang lebih membuatku heran lagi, padahal baru tadi pagi aku mengenalnya tapi kenapa pikiranku dikacaukannya sejak disekolah tadi. Hassssssh… Aku merasa tak dibutuhkan lagi melihat mereka yang asyik ngobrol seperti itu. Tak kuhiraukan mereka meskipun aku lewat didepannya, aku pura-pura seperti tak melihatnya dan langsung menuju kamar sederhana namun mendamaikan bagiku. Beberapa menit kemudian ku dengar suara mobil itu pergi. Ah.. lega rasanya mengetahui bahwa dia sudah tak disini lagi.
“mulai besok pagi dan seterusnya dia akan menjemput dan mengantarmu pulang setiap hari.” Ucap mamak padaku.
“apa?????” tanyaku heran.
Namun dengan sangat tidak sopan mamak meninggalkanku begitu saja, tanpa menjawab satu katapun padaku. Aku tak mengerti apa sebenarnya maksud mereka, tapi karena yang mengatakan adalah mamakku, akupun tak bisa apa-apa selain hanya mengiyakan.
                                                ***
Tinnn..tinnn..
“suara itu???” gumamku heran. Tak salah lagi itu adalah suara mobil Ditya, seketika itu aku cepat-cepat membereskan buku pelajaranku yang berserakan dimeja belajar karena capek belajar hingga aku lupa tak membereskannya. Sebelum aku sampai menemuinya ternyata mamakku sudah lebih dulu mendatanginya, seperti biasa mereka asyik ngobrol layaknya telah lama akrab.
Tak lama-lama mereka menghabiskan waktu ngobrol mamak menyuruhku berangkat, tanpa bicara apapun aku langsung membuka pintu depan mobil dan menetupnya dengan kelakuan yang bisa dibilang agak kasar. Di mobil, kami hanya diam dan tak saling bicara sedikitpun. Ia hanya focus pada pekerjaannya yakni menyetir sedangkan aku berpura-pura mneghafalkan vocab b.inggrisku di sekolah, tapi tak bisa kuhindrai sesekali mata ini selalu saja meliriknya. Namun ketika ia mulai melihatku segera saja aku pura-pura membaca buku sakuku. Aku selalu bertanya-tanya dalam hati, sebenarnya apa maunya lelaki ini. Aku coba mulai pembicaraan dengannya, tapi aku bermaksud ingin bertanya baik-baik agar ia mau menjawab pertanyaanku.
“sebenernya maumu apa sih sama aku?” tanyaku emosi.
Cukup lama aku menunggu ia menjawab, namun aku mulai merasa malu pada diriku sendiri. Aku yang tadi bertanya dengan nada tinggi seperti itu malah sekarang diacuhkan begitu saja. Merasa ia takkan menjawab pertanyaanku, aku langsung membuka kamus sakuku dan berpura-pura menghafal vocab dengan wajah sedikit cemberut layaknya wajah seorang gadis yang dicuekin pacarnya. J
“karena aku suka sama kamu!” jawabnya bernada rendah.
Apa???? Gumamku dihati. Apa ia tak salah berucap? Heranku.
“kamu piker kamu siapa? Bisa seenaknya seperti itu padaku! Aku memang anak orang miskin tapi tak sepatutnya kamu bicara seenaknya begitu. Baru kemarin kenal sekarang udah berani ngomong kayak gitu,” Marahku padanya.
“bukan tanpa alasan aku mengatakannya, sebenarnya sudah lama aku menyukaimu namun tak ada keberanian sedikitpun buatku untuk mengungkapkannya. Setiap hari aku selalu mengamatimu yang berjalan pulang pergi kesekolah, kebiasaanmu yang suka merapikan poni, hamper telat kesekolah pada hamper setiap pagi, aku tau semuanya bahkan aku pindah sekolah hanya karena ingin lebih tahu tentangmu dan yang lebih pastinya ingin mendekatimu.” Jawabnya datar.
“lantas apa yang membuatmu suka padaku?” tanyaku heran.
“tak bisa aku jelaskan, namun yang pasti percayalah bahwa aku sungguh-sungguh denganmu, dan mulai hari ini mau tidak mau kamu harus menjadi pacarku.” Jawabnya santai.
Bergumam dihati, ya. Itulah yang bisa aku lakukan, aku tak mau menjadi pacarnya tapi aku juga tak punya alasan menolaknya. Hmm.. aku hanya menghela nafas panjang saat itu.
                                                ***
Sebulan pun berlalu dengan sangat cepat, entah apa yang membuatku berfikir seperti itu. Apa mungkin gara-gara kehadiran Ditya dihidupku? Ah, entahlah. Meskipun dulu sepertinya Ditya hanya bermain-main denganku tapi setelah aku melewati waktu bersamanya selama ini aku pun mulai menyukainya, ah-tidak, bahkan lebih tepatnya mungkin aku telah mencintainya.
Setiap hari ia datang kerumahku hanya untuk menjemputku ke sekolah. Aku sangat senang dan merasa sangat beruntung mempunyai pacar seperti Ditya. Sudah baik, perhatian, dan pastinya saying terhadap keluargaku, tak jarang Ditya membawakan makanan dan barang-barang untuk adikku dan mamakku. Tapi sesekali ia datang bukan untuk menjemputku kesekolah, namun ke tempat yang sangat indah karena sebelumnya aku yang tak pernah diberlakukan lelaki seperti itu meskipun itu hanya pergi makan siomay dipinggir jalan. Hal itu membuatku semakin mencintainya.
Suatu  malam, Ditya datang kerumahku, seperti biasa ia membawakan banyak barang-barang untuk keluargaku. Malam ini ia membawakan adikku sebuah buku gambar dan alat mewarnainya lengkap sedangkan mamakku diberinya beberapa kotak nasi ayam teriyaki dan beberapa bungkus kue maryam.
Aku yang sedari tadi mengerjakan tugas sekolahku terlihat seperti tak menghiraukan keberadaan Ditya, namun aku tak merasa sungkan atau semacamnya. Karena aku tahu Ditya sangat mengertikanku. Aku menunggui Ditya diruang tamu sambil membawa buku yang tadi belum selesai aku kerjakan.
“ini foto bapakmu Mut?” tiba-tiba tanya Ditya.
“eh, iya” jawabku singkat.
“lalu kemana sekarang? Kok aku gak pernah lihat?” lanjutnya.
“bapak sudah meninggal beberapa waktu yang lalu karena kasus tabrak lari.” Jawabku sedih.
“oh, maaf ya Mut, aku gak ada maksud bikin kamu inget bapakmu.” Ucapnya sungkan.
***
Kenapa Ditya lama sekali? Tanyaku dalam hati. Padahal siang ini sangat panas, bagaimana mungkin dia tega membiarkanku menunggunya ditaman sendiri seperti ini. aku mencoba bersabar dan terus menuggu. Kubiarkan kepalaku menolah kekanan dan kekiri hingga akhirnya pada tolehanku yang kenanan dua puluh lima kali kulihat sosok lelaki gagah berkaos biru awan dan bercelana jeans ketat berjalan meghampiriku.
“Lariiiiiii!!” teriakku sambil melambaikan tangan padanya.
Belum sempat aku tanya ia sudah menjelaskan alasan keterlambatannya, itu yang membuat aku mengaguminya. Ia sangat cerdas dan peka. Hari ini memamg kami sepakat untuk sejenak berjalan-jalan ditaman, meskipun udaranya sangat panas tapi hal itu tak membuat kami mengeluh. Karena kami sedang merasakan ketenangan disamping orang yang kami cintai.
“aku pengen ngomong sesuatu sama kamu” ucap Ditya seketika.
“hmm. Iya ngomong aja.” Jawabku sambil melahap es krim ditangan kananku.
“ini soal bapakmu Mut.” Lanjutnya lirih.
Aku mulai melepaskan es krim dimulutku dengan perlahan-lahan, bapak? Kenapa tiba-tiba Ditya ingin membicarakan hal ini padaku? Apa hubungan dia dengan bapakku? Padahal kan bapakku sudah lebih dulu meninggal sebelum aku mengenal Ditya? Berbagai macam pertanyaan mulai muncul diotakku. Tak lama kemudian kudengar Ditya mulai mengucapkan sesuatu.
“maafkan aku Mut, maafkan aku.” Tangis Ditya padaku.
“sebenarnya akulah penyebab kematian bapakmu, aku yang menabrak bapakkmu didepan kantor pos itu. Waktu itu aku sedang dalam keadaan terburu-buru, karena aku harus mengembalikan mobil kakakku yang dipinjam papaku. Asma istri kakakku sedang kumat, sedangkan ambulans rumah sakit langganan istri kakakku sedang kosong.” Jelasnya.
Es krim ditanganku tiba-tiba terjatuh, tubuhku melemas, tangan dan kakiku gemetar, mataku mulai memerah hingga air mata tak sanggup lagi ditahan. Aku menangis tersedu-sedu mendengar ucapan bahwa orang yang kucintai adalah penyebab kematian bapakku. Tak sanggup lagi rasanya aku memandang wajah Ditya, karena wajah itulah penyebab yang membuat keluargaku berantakan, dan sengsara. Tanpa bapak dihidupku harus membuat mamak dan aku lebih bekerja ekstra keras dan susah payah.
Tak panjang lebar aku mendengarkan Ditya akupun lansung berlari meninggalkan Ditya ditaman sendiri, tak kuhiraukan teriakan Ditya memanggil-manggil namaku. Karena aku tak mau menambah kesakit hatianku mendengar lebih banyak suara penyebab kematian bapakku.
                                                ***
“sudah dua minggu ini, aku tak melihat Ditya kesini?” Tanya mamakku.
“dia sedang ada urusan di luar negeri selama enam bulan dengan papanya.” Jelasku
“loh, kok gak pamitan sama mamak?” lanjutnya bertanya
“dia kemarin titip salam buat mamak, dia bilang katanya maaf gak bisa pamitan buru-buru katanya.” Jelasku.
Memang sengaja aku tak menceritakan pada mamak bahwa sebenarnya hubunganku dengan Ditya sedang tak baik, aku berpura-pura didepan mamak bahwa hubunganku dengan Ditya baik-baik saja Karena aku tak mau membuat mamak memikirkan kami. Apalagi Ditya sudah dianggap seperti anak sendiri oleh mamak.
                                                ***
“nanti kalau ditanya mamak, jawab saja kalau kamu dari luar negeri. Soalnya kemarin mamak menanyakanmu.” Ucapku.
“benarkah mamak menanyakanku?” Tanya Ditya antusias.
“iya.” Jawabku singkat.
“maafkan aku Mut, aku benar-benar menyesal karena waktu itu tak berhenti untuk menyelamatkan bapakkmu.” Ucap Ditya menyesal.
“sudahlah, itu sudah terjadi. Lagipula tak ada gunanya kau meminta maaf berkali-kali padaku. Itu tak bisa membuat semuanya kembali seperti semula” jelasku.
“karena itulah Mut, aku mecoba menyukaimu.” Ucapnya sendu.
“maksudmu?” tanyaku heran.
“sebenarnya, dulu aku punya pacar. Namanya Diana, tapi dia aku putuskan setelah aku tahu bahwa bapakmu meninggal.” Jelasnya lagi.
“tunggu.tunggu.. aku makin gak ngerti sama kamu?” tanyaku dengan nada tinggi.
“setelah aku tahu bahwa korban tabrak lariku meninggal, aku mencoba mencari tahu latar belakangnya. Siapa dia, alamatnya dimana, anaknya berapa? Aku sudah pikirkan bahwa keluarganya pasti akan sangat menderita dan kesusahan setelah ditinggalnya pergi. Setelah aku tahu bahwa dia punya anak kamu, mulai saat itulah aku memulai tanggung jawabku pada keluarga bapakkmu dan untuk menebus semua kesalahanku padamu.” Jelasnya lebar.
“jadi selama ini kamu mendekatiku gara-gara itu? Terus kamu membelikan keluargaku makanan, barang-barang itu juga karena itu?” tangisku.
“awalnya memang iya Mut, tapi setelah aku lewati beberapa hari denganmu dulu aku mulai menyadari bahwa aku memang benar-benar menyukaimu, percayalah!”. Jelasnya mencoba meyakinkan.
Belum sempat aku membalas ucapannya tiba-tiba suara besar lelaki bertubuh kekar mengatakan bahwa jam besuk sudah habis. Ditya memegang rapat-rapat kedua tanganku dan seakan tak ingin melepaskannya, dia membisikkan sebuah kalimat ditelinga kiriku dan berkata Tunggu aku kembali, kumohon! Aku mencintaimu sepenuh hati. Mendengar kata-katanya itu aku merasa semakin tak berdaya, bagaimana mungkin aku sanggup hidup sendiri tanpa Ditya disisiku selama setengah tahun kedepan?
Ya, memang sehari setelah Ditya menjelaskan semuanya padaku seketika itu juga aku melaporkan Ditya ke kantor polisi. Meskipun Ditya adalah orang yang kucintai tapi bagaimanapun kebenaran harus tetap ditegakkan. Tapi karena Ditya telah mengakui kesalahannya maka ia pun mendapat keringanan hukuman.
Apapun yang terjadi aku akan menunggu Ditya, karena bagaimanapun dia telah menebus kesalahannya dan bertanggung jawab dengan sepenuh hati. Aku berjanji pada diriku bahwa aku tak akan menceritakan hal ini pada mamak, aku tak ingin membuat mamak kembali mengingat bapak. Apalagi Ditya, orang yang dianggap mamak seperti anaknya sendiri adalah yang menyebabkan bapak meninggal. Sampai kapanpun, aku tak akan membiarkan hal ini merusak kebahagiaanku, mamak, adikku dan juga Ditya nanti. Semoga Ditya mengingat kata-katanya itu. Karena disini aku benar-benar akan menunggunya…

Read more...